Brand Positioning Adalah : Jenis, Manfaat dan Strateginya

brand positioning adalah

Daftar Jadi Reseller Evermos

Brand positioning kini menjadi strategi yang harus diterapkan setiap perusahaan. Inisiatif ini diperlukan agar merek perusahaan memiliki citra yang kuat dibandingkan dengan pesaingnya.

Menurut penelitian Mail Shake, merek dengan citra yang kuat cenderung lebih menonjol di pasar.

Faktanya, perusahaan dengan citra merek yang kuat mengalami peningkatan penjualan sebesar 33%.

Mari ketahui lebih jelas mengenai brand positioning, mulai dari pengertian, jenis, manfaat dan cara atau strategi dalam membuatnya.

Apa itu Brand Positioning?

brand positioning adalah
Sumber: pexels.com

Brand positioning adalah proses memposisikan merek perusahaan di benak pelanggan.

Lebih dari sekadar menyusun slogan atau logo mewah, brand positioning adalah strategi yang dirancang untuk membedakan bisnis perusahaan dari bisnis pesaingnya.

Menurut The Branding Journal, brand positioning dapat digambarkan sebagai sejauh mana suatu merek dipersepsikan di benak konsumen sebagai sesuatu yang menguntungkan, khas, dan kredibel.

Oleh karena itu, strateginya adalah membangun asosiasi merek di benak pelanggan yang dapat mengarahkan mereka untuk memahami merek dengan persepsi tertentu.

Dengan membentuk preferensi konsumen, strategi brand positioning berhubungan langsung dengan loyalitas pelanggan dan ekuitas merek berbasis konsumen.

Tidak hanya itu, persepsi perusahaan yang terbentuk pada pelanggan secara tidak langsung meningkatkan brand awareness dan hal-hal lain yang mempengaruhi profit bisnis.

Jenis Brand Positioning

Brand positioning adalah teknik yang dapat digunakan untuk membedakan citra merek dari pesaing.

Namun, bukan berarti semua strategi brand positioning memiliki tujuan yang sama.

Proses dan strategi kerja Anda akan bergantung pada produk, layanan, dan industri perusahaan.

Jadi, jenis strategi posisi merek apa yang perlu Anda pahami? Berikut penjelasannya:

1. Penentuan posisi berdasarkan harga

Jenis brand positioning pertama yang harus Anda ketahui adalah positioning berbasis harga.

Seperti namanya, strategi ini mendorong perusahaan untuk menetapkan harga unik untuk produk mereka.

Misalnya, perusahaan dapat memposisikan produknya sebagai yang termurah di pasar.

Strategi ini pasti akan menghasilkan basis pelanggan yang besar karena tidak ada pelanggan yang suka menghabiskan uang dengan sengaja.

Daftar Jadi Reseller Evermos

2. Pemosisian berbasis kenyamanan

Jenis berikutnya yang biasa digunakan oleh perusahaan besar adalah convenience-based positioning.

Jenis ini menunjukkan mengapa produk atau layanan perusahaan lebih nyaman digunakan daripada produk pesaing.

Kenyamanan ini dapat berdasarkan pada lokasi pembuatan produk, kemudahan penggunaan, aksesibilitas luas, dukungan multi-platform, dan banyak lagi.

Padahal, di era modern ini, desain produk juga bisa menjadi faktor krusial dalam kenyamanan pelanggan.

Menempatkan produk atau jasa sebagai yang paling nyaman secara otomatis akan menarik banyak konsumen. Strategi ini juga akan membenarkan harga tinggi yang ditetapkan perusahaan.

3. Pemosisian berbasis kualitas

Jenis brand positioning terakhir yang perlu Anda pelajari adalah posisi berbasis kualitas.

Perusahaan biasanya menggunakan strategi ini ketika ingin menonjolkan kualitas produknya. Seringkali, pengaya berkualitas ini datang dengan harga premium.

Kualitas suatu produk mengalami proses manufakturnya yang luar biasa, produksi dalam jumlah kecil, bahan-bahan berkualitas, dan bahkan praktik berkelanjutan yang membuatnya lebih mahal untuk proses produksi.

Pada sisi lain, kualitas layanan dapat terbukti dengan ROI yang tinggi dan testimoni pelanggan yang brilian.

Meski terlihat menjanjikan, pemasar tidak bisa sembarangan mengadopsi jenis ini.

Manfaat Brand Positioning

Faktanya, brand positioning adalah strategi yang dirancang untuk menangkap minat pelanggan.

Namun, saat ini posisi merek memiliki berbagai manfaat lain bagi perusahaan.

Apa sajakah dari beberapa manfaat tersebut? Berikut ini adalah presentasinya setelah Kabbage.

  • Mendorong perusahaan untuk menganalisis pesaing mereka
  • Meningkatkan loyalitas pelanggan
  • Perusahaan dapat menentukan kualitas dan harga produk yang sesuai
  • Efektif untuk menyaring keinginan dan kebutuhan pelanggan

Strategi atau Cara Melakukan Brand Positioning

brand positioning adalah
Sumber: pexels.com

Jika Anda seorang pemilik bisnis atau pemasar bisnis, Anda perlu segera mempelajari strategi bisnis ini.

Brand positioning adalah cara yang tepat untuk meningkatkan daya beli konsumen terhadap produk Anda.

Strategi ini akan membuat pelanggan selalu mengaitkan sesuatu dengan merek Anda karena mereka menganggap Anda berbeda dan unik.

Di bawah ini adalah cara atau langkah-langkah untuk posisi merek:

  • Temukan bagaimana merek Anda memposisikan dirinya di pasar atau di benak konsumen saat ini.
  • Temukan pesaing Anda, terutama yang paling terkait dengan produk Anda.
  • Pelajari bagaimana pesaing ini memposisikan merek mereka di pasar.
  • Bandingkan posisi merek Anda dengan pesaing. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi keunikan merek Anda dan menemukan celah pada merek pesaing.
  • Munculkan ide untuk menempatkan posisi yang berbeda dan berharga.
  • Buat pernyataan posisi merek.
  • Uji pernyataan posisi merek yang Anda rancang.

Pada dasarnya, brand positioning adalah strategi terkenal untuk menangkap minat pelanggan.
Dengan strategi ini, perusahaan lebih unggul dari para pesaingnya di pasar.

Demikianlah informasi mengenai brand positioning yang dapat Anda ketahui. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Boleh bagikan artikel ini kepada yang lain yang membutuhkan.

Untuk  membaca artikel menarik seputar istilah marketing lainnya, silahkan untuk mengunjungi situs panduan Evermos.

 

Panduan Penting Lainnya

 

Daftar Jadi Reseller Evermos

Share:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Panduan Terbaru

×