Apa Itu Cash Flow? Kenali Jenis, Metode dan Tips Mengaturnya

Apa Itu Cash Flow? Kenali Jenis, Metode dan Tips Mengaturnya

Daftar Jadi Reseller Evermos

Bagi Anda yang baru bekerja dan memiliki impian untuk meraih kebebasan finansial, maka informasi mengenai cash flow sangat penting untuk diketahui.

Nah, pada artikel ini akan membahas pengertian cash flow, jenisnya, metode, hingga tips dalam mengatur cashflow. Selamat membaca!

Apa Itu Cash Flow? 

cash flow
Sumber: pexels.com

Dikutip dari laman Harvard Business School, cash flow adalah saldo bersih uang tunai yang masuk dan keluar pada suatu periode tertentu.

Cash flow ini bisa positif atau negatif. Arus kas positif menunjukkan bahwa perusahaan memiliki lebih banyak uang yang masuk daripada keluar.  Sebaliknya, arus kas negatif menunjukkan bahwa perusahaan memiliki lebih banyak uang yang keluar daripada masuk ke dalamnya.

Uang yang masuk dalam pencatatan cash flow adalah disebut sebagai cash inflow, sementara uang yang keluar dinamakan cash outflow.

Jenis Cash Flow

cash flow
Sumber: pexels.com

Dalam perusahaan, secara umum ada 3 jenis apa itu cash flow, antara lain:

1. Cash Flow Operasi

Ini mengacu pada kas bersih yang dihasilkan dari operasi bisnis normal perusahaan. Dalam perusahaan yang tumbuh dan berkembang secara aktif, arus kas positif diperlukan untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis.

2. Cash Flow Investasi

Ini mengacu pada kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas terkait investasi perusahaan, seperti investasi dalam sekuritas, pembelian aset fisik seperti peralatan atau properti, atau penjualan aset. Di perusahaan sehat yang aktif berinvestasi dalam bisnis mereka, angka ini sering kali negatif.

3. Cash Flow Pembiayaan

Ini mengacu secara khusus pada bagaimana kas bergerak antara perusahaan dan investor, pemilik, atau krediturnya. Ini adalah kas bersih yang dihasilkan untuk membiayai perusahaan dan mungkin termasuk pembayaran hutang, ekuitas, dan dividen.

Jenis Pemasukan dan Pengeluaran dalam Cash Flow

Jika membicarakan cash flow untuk individu atau keluarga, terdapat beberapa jenis pemasukan dan pengeluaran yang perlu Anda pahami.

1. Pemasukan

Berikut ini penjelasan mengenai apa saja jenis-jenis dari pemasukan:

  • Penghasilan aktif

Meliputi semua pendapatan yang diterima, bisa berupa gaji, honor, hingga bonus dan komisi.

  • Penghasilan dari investasi

Didapat dari keuntungan instrumen investasi, misalnya penjualan saham, bunga deposito, hingga penjualan properti atau aset lainnya.

  • Pendapatan pasif

Menurut Four Pillar Frreedom pendapatan pasif adalah penghasilan yang didapat dari aset yang sudah dimiliki.

Beberapa contoh dari pendapatan pasif misalnya mendapatkan uang dari rumah yang disewakan atau pembagian hasil dari karya yang diperjualbelikan (buku, musik, dan konten lainnya).

2. Pengeluaran

Melansir dari BBVA, terdapat 4 jenis pengeluaran yang setiap bulan pasti kita lakukan. Untuk lebih jelasnya, simak rangkumannya di bawah ini:

  • Pengeluaran tetap yang wajib dibayarkan

Jenis pengeluaran ini merupakan suatu kewajiban yang harus dibayarkan dan tidak dapat dihindari.

Contohnya adalah pengeluaran untuk membayar pinjaman, pajak, asuransi, cicilan rumah, hingga biaya pendidikan.

  • Pengeluaran yang tidak terhindarkan

Pengeluaran ini sangat penting dan dibutuhkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Contohnya seperti pengeluaran untuk belanja kebutuhan harian, uang transportasi, biaya listrik, air, dan masih banyak lagi.

Jenis pengeluaran ini memang tidak terhindarkan, tapi kamu masih bisa mencoba berhemat sehingga bisa mengurangi jumlah pengeluarannya.

  • Pengeluaran tambahan

Pengeluaran tambahan meliputi jenis biaya yang kita keluarkan untuk kebutuhan konsumtif.

Misalnya, untuk pergi ke restoran mewah, membeli kopi di sebuah kafe yang populer, hingga membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan.

Jika tidak dapat menahan diri dan terlalu impulsif, maka pengeluaran jenis ini akan tidak terkendali dan membuatmu tidak bisa hemat.

  • Tabungan

Tabungan adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki karena bisa menjadi simpanan untuk masa depan.

Oleh karena itu, Anda harus menyisihkan uang untuk tabungan sehingga hal yang satu ini termasuk ke dalam pengeluaran.

Manajemen keuangan yang baik sangatlah penting untuk menjaga kondisi finansial yang lebih stabil.

Daftar Jadi Reseller Evermos

Metode Pembuatan Cash Flow

cash flow
Sumber: pexels.com

1. Metode Langsung

Metode langsung cash flow adalah metode membuat laporan arus kas dengan mengelompokkan kegiatan operasi ke dalam berbagai kategori. Seperti menggolongkan aktivitas operasional berdasarkan jenis beban seperti beban utang dan bunga, beban penyusutan, beban sewa, beban gaji, dan sebagainya.

2. Metode Tidak Langsung

Metode tidak langsung cash flow adalah memusatkan perhatian pada perbedaan antara laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasi.

Tips Mengatur Cash Flow

cash flow
Sumber: pexels.com

Ini dia beberapa tips sederhana yang bisa Anda lakukan agar memiliki cash flow yang positif.

1. Mencatat Anggaran

Persiapkan diri dengan selalu memprediksi dan mencatat pengeluaran bulanan.

Misalnya seperti pengeluaran untuk belanja kebutuhan, transportasi, cicilan, dan biaya lainnya.

Anggaran yang telah Anda buat ini berfungsi sebagai alat untuk merencanakan dan merekam jenis pengeluaran yang akan Anda bayar nantinya.

 

Masih Berhubungan Dengan Istilah Marketing

 

2. Buat Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah salah satu kunci dari kelancaran cash flow.

Maka dari itu sebaiknya buatlah laporan keuangan sederhana untuk merekam setiap arus kas yang masuk dan keluar setiap bulannya.

Kemudian, hitung sisa uang yang tersisa. Bandingkan besar jumlah pemasukan dan pengeluaran agar kamu bisa menilai apakah cash flow Anda positif atau negatif.

3. Evaluasi Pengeluaran

Tidak ada salahnya untuk mengurangi pengeluaran demi kesehatan finansial yang lebih baik. Bukan berarti Anda tidak boleh bersenang-senang, lho!

Anda bisa sesekali mencoba berhemat dengan hal-hal sederhana, seperti membuat kopi sendiri daripada membeli kopi di kafe.

Selain itu, Anda juga bisa membatalkan keanggotaan gym yang jarang Anda ikuti agar tidak perlu lagi membayar pengeluaran ekstra. Simpel, kan?

4. Cari Pendapatan Tambahan

Zaman sekarang, ada banyak cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan teknologi.

Anda bisa berjualan secara online di media sosial dan e-commerce. Selain itu, Anda juga bisa mencari pekerjaan sampingan.

Anda juga bisa mengambil pekerjaan tambahan sebagai freelance atau part time.

5. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Masih dalam rangka meminimalisir pengeluaran bulanan, Anda juga perlu belajar untuk menahan keinginan dan mendahulukan kebutuhan.

Dahulukan pelunasan utang ketimbang menambah cicilan smartphone terbaru yang tidak terlalu penting.

Tahan keinginan membeli baju baru dan sisihkan uang untuk mencukupi kehidupan di akhir bulan.

Dengan begini, Anda bisa menata keuangan dengan lebih mudah.

Dari penjelasan tadi, dapat kita simpulkan bahwa cash flow adalah uang yang kita dapat dan kita keluarkan dalam periode waktu tertentu.

Supaya keadaan finansial bisa terjaga dengan baik, maka cash flow adalah hal penting yang perlu diperhatikan oleh siapa pun, baik individu maupun perusahaan.

Dengan memiliki arus kas yang sehat, maka hidup pun akan menjadi lebih mudah dan impian Anda memiliki kebebasan finansial bisa segera tercapai.

Jadi, supaya cash flow bisa selalu positif, jangan lupa untuk mengikuti tipsnya ya.

Ingin membaca artikel seputar bisnis atau marketing menarik lainnya? Silahkan untuk selalu mengunjungi situs panduan Evermos.  

 

Panduan Penting Lainnya

 

Daftar Jadi Reseller Evermos

Share:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Panduan Terbaru

×