Apa Itu Marketplace? Berikut Contoh dan Perbedaan dengan E-Commerce

Apa Itu Marketplace?

Daftar Jadi Reseller Evermos

Mungkin masih banyak orang yang awam mengenai apa itu Marketplace. Tapi seringkali orang menganggapnya bahwa istilah tersebut sama dengan toko online. 

Benarkah sama? Atau ada perbedaannya? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan mengenai pengertian apa itu marketplace, jenis-jenis, contohnya, hingga perbedaannya dengan e-commerce dan toko online.

Apa Itu Marketplace?

Marketplace adalah platform yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli di internet. Jadi, website marketplace bertindak sebagai pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan tempat berjualan dan fasilitas pembayaran. Atau kita dapat menyebutnya dengan department store versi online.

Jenis-Jenis Marketplace

apa itu marketplace
Sumber: pexels.com

Pada umumnya terdapat dua jenis kerja sama di situs marketplace Indonesia, yaitu marketplace murni dan konsinyasi. Berikut penjelasan detailnya:

1. Marketplace Murni

Kerjasama marketplace murni adalah ketika situs hanya menyediakan lapak untuk berjualan dan fasilitas pembayaran.

Penjual berkewajiban untuk menyediakan deskripsi dan foto produk secara mandiri. Selain itu, penjual juga dapat menerima penawaran harga dari pembeli.

Setelah mendapatkan harga yang disepakati oleh kedua belah pihak, pembeli bisa mengirimkan sejumlah uang ke rekening yang disediakan.

Contoh marketplace Indonesia yang populer di dengan jenis kerjasama pertama adalah Tokopedia, Bukalapak, Elevenia, Blanja, dan BliBli.

Sedangkan beberapa contoh dari luar negeri yang populer di Indonesia adalah Shopee (Singapura), Lazada (Singapura), JD.ID (Tiongkok), Amazon (Amerika Serikat), dan Rakuten (Jepang)

2. Marketplace Konsinyasi

Jenis kerjasama yang kedua adalah konsinyasi atau istilah mudahnya adalah titip barang. Jika penjual melakukan kerjasama konsinyasi dengan situs marketplace, ia hanya perlu menyediakan produk dan detail informasi ke pihak marketplace.

Salah satu contoh yang menyediakan kerjasama konsinyasi adalah Zalora. Contoh marketplace lain yang menggunakan jenis kerjasama ini adalah Berrybenka.

Pihak situs marketplace akan mengurus penjualan dari foto produk, gudang, pengiriman barang, hingga fasilitas pembayaran. Berbeda dari jenis kerjasama sebelumnya, di jenis kerjasama ini pembeli tidak bisa melakukan penawaran harga karena alur semua alur transaksi ditangani oleh situs marketplace.

Nah, untuk perbedaan mendasarnya terletak pada tanggung jawab penjual dan alur transaksinya. Alur transaksinya terjadi langsung antara penjual dan pembeli, sedangkan kerjasama konsinyasi semua alur transaksi langsung ditangani.

5 Contoh Marketplace Terbesar di Indonesia

Persaingan marketplace di Indonesia semakin ketat. Pemain-pemain baru dan lama perlu bersaing untuk merebut konsumen Indonesia. Berikut contohnya:

1. Tokopedia

apa itu marketplace
Sumber: google/bersosial

Tokopedia adalah marketplace yang didirikan oleh William Tanuwijaya pada Februari 2009. Di usia kesepuluhnya Tokopedia berhasil mendapatkan predikat marketplace terbesar di Indonesia dengan jumlah kunjungan per bulan mencapai 137.200.900. Tidak hanya itu, Tokopedia juga termasuk menjadi salah satu startup unicorn Indonesia.

 

Masih Berhubungan Dengan Istilah Marketing

 

2. BukaLapak

apa itu marketplace
Sumber: google/bersosial

Di posisi kedua ada Bukalapak yang juga menyandang gelar startup unicorn seperti Tokopedia. Bukalapak didirikan oleh Ahmad Zaky pada pada 2010 di Bandung, Jawa Barat. Bukalapak ini berhasil mengumpulkan 115.256.600 pengunjung per bulan pada awal 2019.

3. Shopee

apa itu marketplace
Sumber: google/bersosial

Shopee adalah marketplace asal Singapura yang sejak 2015 mulai mengekspansi pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Setelah empat tahun sejak ekspansi Shopee berhasil menjadi urutan ke-3.

Daftar Jadi Reseller Evermos

Kunjungan bulanan Shopee mencapai sekitar 74.995.300. Shopee berada di bawah SEA Group ini mampu merebut perhatian konsumen Indonesia dengan kampanye-kampanye kreatifnya yang melibatkan selebritas internasional seperti Blackpink.

4. Lazada

apa itu marketplace
Sumber: google/bersosial

Lazada sepertinya mulai kesulitan menghadapi persaingan dengan kompetitor lainnya. Awal 2018 Lazada memiliki pengunjung terbanyak. Sayangnya pada 2019 Lazada hanya mampu menduduki peringkat keempat dengan jumlah pengunjung sebanyak 52.044.500 per bulan.

5. Blibli

apa itu marketplace
Sumber: google/bersosial

Blibli merupakan hasil buatan PT Global Digital Niaga, anak perusahaan dari Djarum. Selain itu, Blibli berhasil menduduki peringkat kelima dengan jumlah pengunjung sebesar 32.597.200 per bulan.

Perbedaan E-Commerce, Marketplace dan Online Shop

1. Biaya

E-commerce: di awal mengeluarkan uang, tapi bentuk investasi jangka panjang.

Marketplace: gratis (kecuali jika ingin menikmati fitur premium)

Online Shop: gratis (kecuali penambahan fitur berbayar sosial media, seperti Facebook Ads atau Instagram Ads)

2. Tingkat Kesulitan Pembuatan

E-commerce: proses pembuatan website cukup mudah dan cepat, apabila sudah terbiasa mengoperasikan website.

Marketplace: melakukan pendaftaran dan bisa digunakan langsung berjualan.

Online Shop: diperlukan mengubah ataupun membuat akun bisnis di media sosial yang akan dijadikan media penjualan.

3. Jenis Barang

E-commerce: cocok bagi barang bermerek atau brand awareness tinggi.

Marketplace: barang umum seperti perkakas dan aksesoris yang bisa membelinya dalam jumlah besar.

Online Shop: barang yang dijual bebas, biasanya dalam skala lebih kecil yang ditujukan untuk konsumsi pribadi.

4. Promosi

E-commerce: lebih fleksibel dan Anda bisa mengaturnya sendiri.

Marketplace: mengendalikan sendiri.

Online Shop: sedikit usaha dan uang yakni dengan manfaatkan, Facebook Ads maupun Instagram Ads.

5. Persaingan

E-commerce: saingan yang diterima ini oleh sesama website untuk mendapatkan ranking pertama di hasil pencarian.

Marketplace: sangat ketat, antara satu dengan lainnya karena ada toko lain yang menawarkan produk dan platform yang sama.

Online Shop: sangat ketat, persaingan di satu media sosial.

Demikianlah informasi yang dapat penulis sajikan tentang marketplace, mulai dari pengertian, jenis, contoh dan perbedaannya dengan e-commerce dan toko online.

Anda pun bisa mengetahui informasi mengenai keuntungan menjadi reseller Evermos di marketplace, di sini. 

Semoga informasi ini dapat bermanfaat, jangan lupa untuk mengunjungi artikel tentang bisnis lainnya hanya di panduan Evermos. 

Panduan Penting Lainnya

 

Daftar Jadi Reseller Evermos

Share:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Panduan Terbaru

×