Daftar Isi

Simak Cara dan Keuntungan Menjadi Supplier Ayam Potong Berikut Ini

menjadi supplier ayam potong

Daftar Isi

KEY TAKEAWAY MENJADI SUPPLIER AYAM POTONG

  • Anda bisa mengetahui manfaat bisnis menjadi supplier ayam potong
  • Anda akan mengetahui cara memulai bisnis menjadi supplier ayam potong
  • Anda bisa mengetahui strategi menjadi supplier ayam potong

Meski jarang diperhatikan, ternyata salah satu bisnis yang memiliki prospek cerah dan cukup menjanjikan adalah sektor peternakan ayam.

Kok bisa sektor peternakan ayam jadi bisnis dengan prospek bagus di masa depan?

Pendeknya, hampir setiap hari permintaan pasar terhadap daging ayam cukup tinggi bahkan cenderung stabil. Kalo kamu ga percaya, coba cek meja makan kamu!

Pasti dalam satu minggu ada menu olahan yang bahan dasarnya daging ayam nya, kan?

Alhasil, usaha ayam potong paling diuntungkan karena selera masyarakat yang cukup tinggi terhadap menu olahan ayam.

Selain potensi cuan yang lumayan oke, lebih lanjut melalui usaha ayam potong kita turut berkontribusi juga dalam menciptakan sinergi pangan di Indonesia.

Kenapa Harus Memilih Usaha Ayam Potong?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada yang harus kamu ketahui dulu nih terkait usaha ayam potong.

Biasanya, usaha ayam potong menggunakan jenis ayam ras pedaging (broiler) karena memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam menghasilkan banyaknya ton daging.

Apalagi, fakta di lapangan menunjukan bahwa konsumsi masyarakat terhadap daging ayam semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus naik, kualitas hidup penduduk yang juga meningkat membuat masyarakat semakin sadar pentingnya memenuhi asupan gizi protein hewani melalui konsumsi makanan olahan daging ayam.

Woah, coba sekarang kamu bayangin. Dalam keadaan jumlah konsumsi yang terus meningkat, harga cenderung stabil di pasaran.

Apalagi saat ini semakin banyak bisnis food & beverage yang menjadikan ayam sebagai menu utama produk mereka. Akhirnya, memberikan dampak berupa prospek cuan yang semakin jelas!

Selain banyaknya jumlah permintaan di pasaran, faktor pertimbangan lainnya yakni waktu tunggu yang relatif cepat.

Ayam ras pedaging hanya memerlukan waktu sekitar 5-8 minggu saja untuk memiliki rata-rata bobot 1,5 – 2,8 kg/ekor.

Alhasil, dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan ayam jenis lainnya, ayam broiler sudah dapat dijual, sehingga memberikan keuntungan terhadap cepatnya waktu perputaran modal.

Cocok banget nih buat kamu yang nggak sabaran, karena nggak perlu nunggu terlalu lama buat balik modal, sekaligus dapat untung dalam tempo waktu yang relatif cepat.

Sistem pemeliharaan yang efisien membuat peternak tidak perlu menyediakan lahan yang terlalu luas dan lebar.

Biaya pembuatan kandangnya juga akan jauh lebih murah jika dibandingkan dengan ternak besar dan ternak kecil

Bagaimana Perkembangan Usaha Ayam Potong?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, olahan daging ayam menjadi menu favorit banyak orang.

Pertanyaan yang sering diajukan

 

Mengapa harus menjadi supplier ayam potong?

Sebagaimana kita tahu, bahwa ayam merupakan makanan yang banyak diminati dimanapun.Oleh karena itu, ini adalah kesempatan yang tepat bagi kita untuk mulai berbisnis ayam.

Apa Kelebihan Bisnis menjadi supplier Ayam Potong?

Sebagaimana kita tahu, bahwa ayam merupakan makanan yang banyak diminati dimanapun.Oleh karena itu, ini adalah kesempatan yang tepat bagi kita untuk mulai berbisnis ayam. Banyak restoran yang membutuhkan ayam sebagai bahan bakunya. Sehingga pangsa pasarnya bagus dan insyaallah tidak akan sepi.

Apa saja tugas menjadi supplier ayam potong?

Tugasnya ialah menjamin distribusi ayam potong ke para konsumen lancar. Selain itu, perlu juga untuk menjamin kualitas dan kehigienisan daging ayam yang akan dijual.

Rasanya yang lezat, harganya yang terjangkau, serta tingginya kandungan protein dan vitamin membuat pangsa pasar usaha ayam potong sangat luas dan mencakup banyak orang. Berikut beberapa pangsa pasar dari usaha ternak ayam potong:

  1. Semua individu yang menyukai daging ayam
  2. Pelaku usaha rumah makan yang menyediakan menu ayam
  3. Para pengusaha produk kuliner berbahan dasar daging ayam.

Dalam mendirikan usaha ayam potong perlu loh untuk bermitra dengan banyak pihak untuk mendapatkan sumber broiler.

Sumber broiler usaha ayam potong dapat berasal dari peternak mandiri, peternak kemitraan internal, hingga peternak kemitraan eksternal.

Biasanya sumber perolehan broiler terbesar berasal dari perusahaan inti melalui kemitraan internal, karena hampir 90% peternak melakukan kemitraan dengan banyak perusahaan, dan hanya 10% yang merupakan peternak mandiri.

Langkah-langkah Memulai Usaha Menjadi Supplier Ayam Potong

Setelah mengetahui potensi dan pangsa pasar dari usaha ayam potong, selanjutnya adalah menentukan langkah strategis untuk meminimalisir kerugian dan memaksimalkan keuntungan. Berikut merupakan langkah-langkah memulai usaha potong ayam:

1. Memahami Kebutuhan Pasar

Permintaan pasar yang tinggi terhadap produk ayam menjadikan usaha ayam potong sebagai salah satu bisnis peternakan yang memberikan keuntungan paling menggiurkan. Kok bisa paling menguntungkan daripada jenis usaha ternak lainnya?

Beberapa faktor yang membuat usaha ayam potong paling menguntungkan daripada usaha ternak lainnya, yakni:

  1. Permintaan pasar terhadap produk ayam cenderung stabil
  2. Adanya sarana distribusi yang tersebar, mulai dari pasar tradisional, supermarket, pedagang sayur keliling, hingga warung pinggir jalan.

Untuk memahami kebutuhan pasar sangat perlu untuk melakukan riset agar mengetahui jenis ayam yang menjadi konsumsi terbanyak konsumen sehingga dapat memperkirakan jumlah ton untuk yang akan dijual.

Jika jumlah ayam yang dialokasikan ke pasar melebihi jumlah kebutuhan konsumen maka berpotensi menyebabkan kerugian bagi para peternak dan pelaku usaha ayam potong, karena stok yang tersedia lebih tinggi dari permintaan pasar. Kemungkinan terbesar menyebabkan produk ayam terbuang sia-sia. So, kita harus hati-hati banget nih saat melakukan riset pasar!

2. Memilih Jenis Ayam yang Paling Banyak Dikonsumsi

Ayam broiler merupakan jenis ayam dengan jumlah konsumsi terbanyak di Indonesia. Harga yang tidak terlalu mahal serta proses pengembangan yang relatif singkat daripada jenis ayam kampung membuat ayam broiler menjadi primadona usaha ayam potong.

Pengusaha atau peternak ayam potong broiler perlu untuk melakukan riset pasar agar mampu menjual dan memasarkan produk sesuai dengan jumlah kebutuhan pasar untuk memenuhi target penjualan dan mencegah kerugian.

3. Mempersiapkan Modal Pendanaan Awal

Modal pendanaan awal adalah hal yang paling mendasar untuk memulai sebuah usaha ayam potong. Jumlah besar kecilnya modal sangat mempengaruhi alokasi biaya operasional dan jumlah bibit.

Penting untuk mengetahui dan mencatat sumber pendanaan modal, misal: modal pendanaan dari dana pribadi, dana hutang, atau dana bersama dengan rekan-rekan.

Pencatatan dana mempermudah proses menghitung alokasi ketika memperoleh laba, apalagi jika modal berasal dari hutang, tentu laba akan terpakai untuk proses membayar hutang.

Setelah menghitung alokasi dana baik itu modal ataupun laba, selanjutnya adalah  menentukan Break Even Point (BEP) dari usaha ayam potong. Usahakan jangan menghabiskan modal sebelum ayam berhasil terjual.

Break even point adalah titik saat pendapatan sama dengan modal yang keluar. Manfaat dari analisis break even point agar suatu usaha tidak mengalami kerugian.

Melakukan analisis Break Even Point (BEP) sangat penting bagi manajemen suatu usaha. Dari analisis ini kita akan mengetahui hubungan antara modal yang keluar dengan perolehan laba. Khususnya mengenai informasi terkait jumlah penjualan minimum dan penurunan penjualan dari rencana yang diharapkan.

Selain itu, di dalam alokasi modal perlu juga biaya untuk menggahi karyawan, pembelian pakan ayam, pembelian bibit ayam broiler, hingga pembelian mesin-mesin modern penunjang kehidupan kandang

4. Membuat Tempat Pengembangan Usaha Menjadi Supplier Ayam Potong

Dalam usaha ayam potong, tempat budidaya bibit ayam menjadi pertimbangan dalam melakukan bisnis ayam potong. Lokasi dan Kondisi sekitar tempat budidaya memiliki dampak langsung pada kualitas daging ayam.

Terdapat aturan atau standar nasional yang mengatur tempat pengembangan usaha ayam potong. Salah satunya yakni SNI 01-6160-1999 yang mengatur syarat utama lokasi rumah potong ayam. Menurut SNI 01-6160-1999, syarat utama dari lokasi rumah potong ayam diantaranya:

  1. Jauh dari pemukiman padat dan pusat polusi
  2. Tidak melanggar aturan rencana detail tata ruang wilayah kota
  3. Tidak berlokasi di dekat industri kimia atau logam atau berada di daerah banjir
  4. Memiliki lahan yang cukup luas untuk pengembangan kegiatan operasionalnya.

Keempat syarat harus terpenuhi sebelum membangun sebuah rumah potong ayam, jika salah satu syarat tidak terpenuhi, maka tidak mendapat izin operasional rumah potong ayam dari Kementerian Perdagangan.

Semua persyaratan harus terpenuhi karena berkaitan erat untuk menghindari ayam menjadi stres di dalam kandang serta menghindari ayam dari kontaminasi polusi.

Bakteri dan mikroorganisme dapat tumbuh subur pada ayam yang berada dalam kondisi stres, hal ini terjadi karena adanya perubahan kadar glikogen menjadi asam laktat sehingga membuat pH daging turun di angka 5-6 dan berpotensi dapat merusak kualitas daging.

demikianlah ulasan mengenai menjadi supplier ayam potong. Bagi Anda yang ingin memulai usaha namun masih terkendala modal. Maka Anda bisa coba bergabung dengan Evermos.

Anda bisa mencoba jadi reseller yang hebat bersama Evermos, hanya modal minim Anda sudah bisa mengakses seluruh produk yang terdapat di katalog Evermos.

Penasaran bagaimana cara daftarnya? Simak berikut cara menjadi reseller yang mudah dan terpercaya di Evermos.

  • Daftarkan diri dengan klik button hijau pada pojok bawah laman untuk lakukan pendaftaran atau bisa meminta kepada teman yang sudah terdaftar jadi reseller di Evermos.
  • Masuk ke halaman pendaftaran, isilah data diri berupa nomor aktif, nama, kata sandi dan area domisili.
  • Berikutnya centang pernyataan “Saya menyetujui Syarat dan Ketentuan sebagai Reseller Evermos”, bila Anda mendapatkan undangan dari teman Anda centang juga “Punya Kode Referall” dan masukkan beserta kode referralnya.
  • Kemudian klik ” Lanjutkan Pendaftaran”.
  • Anda akan mendapatkan kode verifikasi OTP melalui Whatsapp.
  • Masukkan kode OTP berikut pada kolom “Masukkan Kode Verifikasi” dan klik “Verifikasi”.
  • Selamat, Anda telah berhasil mendaftar sebagai Reseller Evermos dan dapat mengakses seluruh katalog serta fiturnya di website atau aplikasi Evermos.

Akun yang Anda daftarkan merupakan akun Freemium atau akun gratis yang dapat bisa langsung untuk Anda gunakan untuk melakukan transaksi penjualan produk.

Anda juga bisa mengubah status akun menjadi Reseller Premium sesuai keinginan untuk mendapatkan lebih banyak fasilitas dan panduan menjadi reseller.

Demikian artikel mengenai cara menjadi reseller yang sukses, semoga informasi ini dapat membantu Anda.

Sebarkan juga dengan membagikan link artikel berikut kepada kerabat, teman-teman, keluarga dan orang terdekat yang membutuhkannya.

Untuk membaca informasi menarik lainnya mengenai panduan, silahkan kunjungi halaman artikel panduan berikut.

Panduan Penting Lainnya

Daftar Jadi Reseller Evermos

 

Share:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
×