Peringati Hari Santri, Bangun Ekonomi Negeri

Evermos

Sejak tahun 2015, Hari Santri diperingati tiap tanggal 22 Oktober berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22. Dalam peringatan Hari Santri tahun ini, Evermos turut  mengenang perjuangan dan teladan jihad para santri dengan menyelenggarakan acara Kajian dan Doa bertemakan, “Peran Santri Dalam Memajukan Kesejahteraan Bangsa”.

Materi Kajian dibawakan langsung oleh Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, MA atau yang akrab disapa, Gus Ghofur. Beliau merupakan Katib Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang. Gus Ghofur berbagi penguatan dan pandangan tentang peran historis kaum santri serta peran yang perlu diambil selanjutnya dalam memajukan kesejahteraan bangsa. Di acara ini Gus Ghofur juga berdiskusi dengan Ghufron Mustaqim, CEO Evermos yang pernah nyantri selama 6 tahun di salah satu Pesantren di Yogyakarta.

“Untuk dapat membangun usaha yang berguna bagi bangsa dan negara, yang pertama adalah niatnya harus baik. Apapun langkah kita kalau niatnya baik maka ke depannya juga akan baik. Cobalah untuk bekerja tidak berdasar kebutuhan kita sendiri, tapi lebih memikirkan kebutuhan masyarakat. Sehari-hari kita sudah mengambil manfaat dari pekerjaan orang lain, seperti baju, atau sepatu yang kita kenakan saat ini. Selanjutnya, pikirkan manfaat apa yang bisa kita berikan kepada orang lain.” – Gus Ghofur

Sebagai startup social-commerce yang memiliki amanah dalam memberikan dampak sosial, Evermos berharap dapat berpartisipasi dan berkontribusi secara aktif dalam menggerakkan roda perekonomian bangsa. Setiap individu dapat mendaftar untuk menjadi Reseller Evermos dan menjual lebih dari 500 produk lokal dari brand UMKM yang sudah dikurasi dengan kualitas terbaik dan halal.

Salah satu brand yang tersedia di Evermos adalah She Lemon, yang menyediakan minuman sari Lemon. Usaha ini dimiliki oleh Pesantren Rumah Tahfidz Permata, sebuah pesantren khusus para penghafal Qur’an yang tidak memungut biaya kepada para santrinya. Produk She Lemon diproduksi sendiri oleh karyawan, para santri dan juga masyarakat sekitar di lingkungan Pesantren. Kini setelah bekerja sama dengan Evermos, She Lemon dapat bersaing di kancah nasional dan memperluas pemasaran hingga ke luar negeri. Puncaknya adalah ketika bisnis pesantren ini pernah berhasil mencetak penjualan di Evermos senilai Rp. 400 juta dalam waktu 7 bulan.

Melalui bisnis She Lemon, Pesantren Rumah Tahfidz Permata mencoba untuk mengaplikasikan suri tauladan Allah SWT untuk jadi pengusaha yang sukses dan jujur. Selain itu, dapat juga membantu perekonomian internal Pesantren, dan memakmurkan ekonomi masyarakat sekitar pesantren. Hal ini membuktikan bahwa bisnis Pesantren menjadi peluang yang menjanjikan.

Salah satu Reseller Evermos yang juga aktif mengelola TPA adalah Sapti Salwa. Ia merupakan Koordinator Reseller Evermos dan juga Pendiri Madrasah Madin Saqura. Setiap transaksi yang dihasilkan Sapti Salwa, ada energi dari infaq yg diberikan kepada anak-anak TPA. Harapannya berbisnis dengan Evermos saat ini adalah ia ingin mewujudkan cita-citanya membangun sebuah Pesantren.

Hingga saat ini Evermos tercatat telah memberikan akses dan kesempatan ke lebih dari 100.000 Reseller yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui platform Evermos, Reseller dapat fokus berjualan produk lokal ke konsumen via WhatsApp, media sosial maupun marketplace. Sementara itu Evermos yang mengelola dan menyediakan inventori, logistik, customer support, materi promosi serta dukungan teknologi untuk para Reseller. Dalam keinginannya mentaati bisnis syariah (Syariah Compliance), Evermos kini menjadi satu-satunya social-commerce yang memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS).

 

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest