
Perbedaan Reseller & Dropshipper: Mana yang Terbaik untuk Pemula?
Bisnis yang sedang trend saat ini adalah bisnis online dengan sistem reseller dan dropship. Tapi, sudah tahukah Anda perbedaan reseller
Bisnis online terus berkembang dari tahun ke tahun. Memasuki 2026, istilah dropshipper tanpa modal masih sering dicari, namun dengan satu kekhawatiran besar: apakah bisnis ini benar-benar aman atau justru rawan penipuan?
Jawabannya, bisnis dropship masih sangat relevan, asalkan dijalankan dengan sistem yang tepat dan melalui platform yang terpercaya. Di tengah maraknya modus penipuan bisnis online, pemula perlu lebih selektif memilih peluang usaha agar tidak sekadar tergiur janji keuntungan instan.
Baca juga: Jangan Tertukar! Ini Perbedaan Reseller Dropship dan Affiliate

Dropshipper adalah pelaku bisnis online yang menjual produk tanpa perlu menyetok barang. Tugas utama dropshipper adalah mempromosikan produk, melayani pembeli, dan meneruskan pesanan ke supplier. Proses pengemasan hingga pengiriman dilakukan langsung oleh pihak supplier.
Di era social commerce, peran dropshipper tidak lagi sekadar menjadi perantara. Dropshipper modern dituntut mampu membangun kepercayaan, membuat konten promosi, serta menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Inilah perbedaan antara bisnis dropshipper dan reseller yang dapat kamu pahami penjelasannya, dari buku Bisnis Dropshipper dan Reseller.
| Dropshipper: | Reseller: |
| Tidak perlu membeli produk sebagai stok jualan | Harus membeli produk yang ada di supplier |
| Melakukan promosi tetapi dengan foto produk dari pemasok atau katalog dari supplier | Promosi dengan daftar produk dan contoh produk yang dibeli dari supplier |
| Melakukan usaha hanya bisa lewat online | Bisa melakukan usaha secara online dan offline |
| Tidak melakukan pengiriman barang karena sudah diatur oleh pihak supplier | Melakukan pengemasan dan pengiriman barang sendiri |
| Punya media promosi yang didapatkan dari supplier | Mendapatkan media promosi atau sejenisnya |
| Bisa melakukan usaha tanpa modal sepeserpun | Melakukan usaha dengan mengeluarkan modal untuk membeli produk atau membuat website |
| Tidak mempunyai website pribadi atau website replika | Punya website sendiri dengan pengelolaan pihak supplier |
| Harga barang atau jasa sudah ditentukan oleh supplier | Harga barang bisa di mark-up oleh pihak reseller |
| Komisi penghasilan ditentukan oleh supplier | Komisi penghasilan dapat ditentukan secara sendiri |
Kini kamu sudah mengetahui dan memahami apa itu dropshipper, perbedaan dengan reseller serta cara kerja dan keuntungannya.
Lantas seperti apa dan bagaimana caranya menjadi dropshipper tanpa modal yang menguntungkan?
Baca juga: Aplikasi Dropship Tanpa Riba dan Denda yang Terjamin Aman dan Berkahnya

Bagi kamu yang tertarik untuk menjadi dropshipper tentu harus tau cara menjadi dropshipper yang sukses.
Sehingga, usaha yang kamu lakukan sayang untuk mendapatkan hasil yang setengah-setengah saja.
Agar produk yang kamu jual nantinya bisa mendatangkan banyak omset, tentu harus memperhatikan jenis produk yang diminati.
Sebetulnya, jenis produk yang diminati bisa kamu ketahui dari lingkungan terdekatmu.
Misalnya, kamu memiliki banyak kenalan dan relasi dari kalangan ibu muda, yang sedang memiliki anak di usia bayi.
Faktor lingkungan tersebut membuat kamu dapat menentukan kira-kira jenis produk apa yang cocok untuk kebutuhan orang sekitar.
Bisa saja kamu menawarkan produk popok bayi, peralatan toddler, makanan MPASI instan dan sebagainya .
Namun, kamu juga perlu mencari produk mana yang dapat membawa profit bagi usaha dropship dengan mencari bagaimana keuntungan yang didapat jika menjual mainan anak atau makanan anak.
Setiap bisnis tentu memiliki para pesaing yang terkadang membuat kita harus berfikir cerdas agar jualan kita tetap bisa mendapatkan keuntungan.
Terutama apabila di lingkungan kita juga terdapat kompetitor seperti para dropshipper atau reseller yang tak mau kalah mempromosikan produk mereka.
Kamu dapat melakukan riset kompetitor, apa produk yang mereka jual, bagaimana persentase keberhasilan mereka lalu tiru bagaimana strateginya.
Dengan begitu kamu juga bisa mendapatkan keuntungan dengan mempelajari mereka secara baik.
Lebih bagus lagi, apabila kamu memberikan inovasi terbaru dari pelayanan yang kamu buat misalnya menawarkan garansi produk atau bonus tambahan lainnya yang membuat pelanggan beralih kepada bisnis kamu.
Bagaimana cara berjualan online sebagai dropshipper yang ampuh? Yaitu dengan cermat memilih platform dropship yang tepat.
Kamu bisa melihat-lihat apa saja platform yang menyediakan bisnis dropship salah satunya adalah Evermos.
Evermos merupakan platform reseller & dropship yang bisa kamu manfaatkan untuk menjalani bisnis dropship.
Kamu dapat mengakses semua fitur Evermos seperti katalog, menjual produk hingga 12.000++ produk lokal sehari-hari yang berkualitas.
Tenang saja, soal urusan operasional toko seperti menyetok produk, mengemas hingga mengirimkan barang kamu tidak perlu khawatir karena akan terbantu oleh Evermos.
Kamu juga dapat memanfaatkan promosi dan penawaran menarik lainnya yang ada di Evermos sebagai media pemasaran.
Berikutnya, kamu perlu untuk membuat toko online secara sendiri.
Kamu tentu perlu melakukan langkah berikut agar dapat lebih mudah melakukan promosi kepada para pembeli lainnya.
Sehingga jika kamu sudah memiliki toko online baru, kamu bisa lebih mudah menawarkan produk kepada mereka dengan memberikan link toko online.
Tak perlu khawatir dengan modal membuat toko online, sebab siapa saja yang mendaftar bisa mendapatkan fitur membuat toko online secara cuma-cuma.
Kamu bisa menambahkan stok produk, foto produk, membuat katalog produk sendiri yang berada di Evermos sehingga mudah mengenalkannya kepada pembeli.
Langkah yang akan kamu lakukan terus menerus adalah promosikan produk jualan.
Karena bisnis dengan sistem dropship ini merupakan bisnis online, kamu bisa melakukan promosi secara online.
Bahan yang kamu butuhkan untuk melakukan promosi produk yaitu materi produk seperti foto, video, testimoni, dan sebagainya yang bisa didapatkan dari supplier.
Atau jika kamu rajin, bisa kamu coba terlebih dahulu produk yang akan dijual supaya dapat meyakinkan para pembeli untuk membeli produk kamu.

Setelah kamu mengetahui bagaimana cara menjadi dropshipper tanpa modal yang sukses, inilah saatnya mengenali apa saja macam-macam dropshipper.
Macam-macam dropshipper berdasarkan produk yaitu antara lain sebagai berikut.
Nah itulah penjelasan tentang apa itu dropshipper, perbedaan reseller dan dropshipper, bagaimana cara menjadi dropshipper sukses, dan macam-macamnya berdasarkan jenis produk.
Semoga ulasan berikut ini dapat bermanfaat bagi kamu yang ingin melakukan usaha dropshipping.
Baca juga: Apa Itu Dropship Evermos? Simak Penjelasan Lengkap Sistem Resellernya
Banyak kegagalan bisnis dropship bukan karena produknya, melainkan karena sistem yang tidak mendukung. Platform yang tepat akan membantu:
Tanpa sistem yang jelas, dropshipper berisiko menghadapi masalah operasional dan kepercayaan pelanggan.
Beberapa kategori produk yang memiliki permintaan stabil di Evermos antara lain:
Dengan pendekatan yang tepat, bisnis dropship dapat menjadi sumber penghasilan yang stabil.
Bisnis dropship tanpa modal masih menjadi peluang menarik di 2026, asalkan dijalankan dengan cara yang benar. Memahami risiko, memilih platform terpercaya, dan membangun kepercayaan adalah kunci utama keberhasilan.
Jika kamu ingin memulai bisnis online tanpa ribet, Evermos bisa menjadi solusi yang aman dan praktis. Dengan sistem yang transparan dan dukungan lengkap, kamu bisa mulai membangun bisnis dropship secara bertahap dan berkelanjutan.
Daftar gratis di Evermos sekarang dan mulai perjalanan bisnismu hari ini.

Bisnis yang sedang trend saat ini adalah bisnis online dengan sistem reseller dan dropship. Tapi, sudah tahukah Anda perbedaan reseller