...
Cara Gabung Jadi Reseller
Ketahui cara kamu untuk melakukan pendaftaran sebagai reseller Evermos disini.

Spesial untuk Reseller Baru
Informasi seputar promosi dan penawaran menarik yang bisa kamu dapatkan sebagai reseller baru Evermos.

Kategori Produk
Daftar produk yang dijual di Evermos dari brand ternama yang tersusun dalam kategori produk.

Brand Jagoan
Kumpulan brand ekslusif yang terdaftar di Evermos.

Promo Terkini
Dapatkan penawaran menarik yang memiliki jangka Waktu tertentu dari Evermos untuk reseller.

Komunitas Belajar Bisnis
Kumpulan informasi terkini dan terupdate tentang Komunitas Belajar Bisnis dari Evermos

Program Evermos
Informasi mengenai jadwal kegiatan Evermos yang akan mendatang atau terkini

Panduan
Kumpulan artikel panduan untuk memulai bisnis online, usaha sampingan, usaha rumahan, kerja online, hingga usaha minim modal seperti reseller dan dropship.

FAQ
Kumpulan pertanyaan seputar evermos yang sering diajukan

Pilih Menjadi Dropshipper atau Reseller? Simak Keuntungannya Di Sini!

Di tengah menjamurnya bisnis sampingan untuk tambah penghasilan, kamu bingung mau menjadi dropshipper atau reseller? Hal tersebut wajar ketika kamu belum mengerti perbedaan keduanya. Terlebih, belum mempertimbangkan mana yang lebih menguntungkan.

Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari perbedaan dropshipper dan reseller, mulai dari cara kerja, keuntungan, hingga kekurangannya. Di akhir, akan kami berikan saran bisnis yang sesuai dengan kemampuan kamu.

Pengertian Dropshipper dan Reseller

menjadi dropshipper atau reseller ilustrasi bisnis reseller
Sumber: Freepik

Pertama, mari kita bahas reseller terlebih dahulu karena sistem dropship bisa dibilang merupakan skema bisnis turunan dari reseller sendiri. Reseller, merupakan istilah yang diserap dari Bahasa Inggris yang berarti “menjual kembali”.

Selengkapnya, reseller adalah seorang penjual yang membeli barang dari supplier untuk dijual kembali ke konsumen. Reseller juga membutuhkan ruang penyimpanan untuk menyetok barang yang sudah dibeli sebelum dipromosikan ke konsumen.

Sementara dropshipper adalah reseller yang tak perlu membeli barang dari supplier dan hanya fokus pada promosi barang. Seorang dropshipper juga tak perlu menyiapkan gudang barang karena tak perlu membeli dan menyetok barang terlebih dahulu.

Selain gudang penyimpanan, ada beberapa perbedaan mendasar yang perlu kamu ketahui sebelum menentukan untuk menjadi dropshipper atau reseller, mulai dari cara kerjanya hingga cara mendapat keuntungan. Yuk, simak bahasannya lebih lanjut di bawah ini!

Perbedaan Dropshipper dan Reseller

Untuk mengerti lebih jauh tentang dropshipper dan reseller, kamu perlu mengetahui perbedaannya. Di bawah ini, kami akan bedah modal dan cara kerja, risiko, hingga kelebihan dan kekurangan dari masing-masing bisnis tersebut.

Modal & Cara Kerja

Dari cara kerjanya, bisa dibilang reseller memiliki sistem yang lebih ribet dibanding dropshipper. Pertama, reseller harus membeli barang terlebih dahulu kepada supplier. Kemudian, reseller harus menyiapkan tempat untuk menyetok barang tersebut.

Setelah itu, reseller bisa menentukan harga yang dijual ke konsumen untuk menentukan margin keuntungan. Barulah, barang dipromosikan dan jika ada yang pesan, reseller harus melakukan pengemasan dan pengiriman barang sampai ke tangan konsumen.

Dari sistem ini, bisa dilihat bahwa untuk menjadi reseller, modal yang disiapkan cukup besar. Beda dengan dropshipper yang hanya butuh modal sedikit, bahkan cenderung tidak ada. Dropshipper hanya perlu mempromosikan barang supplier dengan harga yang sudah disepakati, lalu ia bisa mendapat komisi dari penjualan tersebut.

Dropshipper tak perlu membeli dan menyetok barang, menyiapkan gudang penyimpanan, dan juga pengiriman barang karena semua itu dilakukan langsung oleh supplier. Dari penjelasan ini, bisa disimpulkan perbedaan keduanya dalam tabel berikut.

menjadi dropshipper atau reseller tabel perbandingan

Risiko

Dikarenakan reseller harus membeli barang terlebih dahulu, maka ia cenderung memilih kategori produk tertentu untuk distok. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko produk tidak terjual ketika harus menyetok jenis barang yang terlalu banyak.

Hal ini juga dilakukan reseller mengingat modal yang dikeluarkan di awal juga banyak. Barang tidak terjual tentu akan mempersulit balik modal. Sedangkan dropshipper tak perlu pusing memikirkan risiko tersebut karena modal yang dikeluarkan sangat minim.

Selain itu, dropshipper juga bebas menentukan variasi produk karena ia tidak perlu menyetok barang sehingga risiko barang tidak terjual bukan menjadi suatu hal yang perlu ditakutkan.

Kelebihan dan Kekurangan

Memilih menjadi dropshipper atau reseller memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pelajari selengkapnya pada bahasan berikut.

Reseller

Kelebihan utama menjadi reseller adalah dapat menentukan keuntungan sendiri yang membuat bisnis berpotensi untuk dikembangkan. Selengkapnya, ini dia kelebihan menjadi reseller:

  • Margin keuntungan lebih besar
  • Bisa mengontrol kualitas produk (karena membeli terlebih dahulu)
  • Bisa menggunakan nama toko atau brand sendiri
  • Potensi bisnis untuk berkembang lebih besar

Meski kelebihannya terlihat sangat menguntungkan, kamu harus mau effort dan menerima kekurangan dari bisnis ini untuk menjadi reseller sukses:

  • Harus memiliki modal besar
  • Membeli dan menyetok barang
  • Melakukan pengemasan dan pengiriman barang
  • Risiko bisnis lebih besar

Dropshipper

Menjadi dropshipper berarti memilih membangun bisnis yang mudah dilakukan. Ini dia kelebihan menjadi seorang dropshipper:

  • Modal dan risiko minim
  • Tidak perlu membeli dan menyetok barang
  • Tidak perlu melakukan pengemasan dan pengiriman
  • Bisa menjual berbagai kategori produk

Meski mudah, bisnis dropshipper cenderung lebih sulit untuk dikembangkan menjadi bisnis yang lebih besar karena keterbatasannya sebagai berikut:

  • Tidak bisa mengontrol kualitas produk (karena tidak membeli secara fisik)
  • Tidak bisa menentukan margin keuntungan sendiri

Mana yang Cocok Untuk Anda, Menjadi Dropshipper atau Reseller?

Dari penjelasan mendetail mengenai perbedaan keduanya, apakah kamu sudah menentukan mau menjadi dropshipper atau reseller? Intinya, pilih bisnis yang sesuai dengan tujuan dan kemampuanmu saat ini.

Kalau kamu punya modal besar, punya banyak waktu luang, mau melakukan skema bisnis yang lebih ribet, dan ingin punya penghasilan tambahan yang berpotensi jadi bisnis menjanjikan di masa depan, maka kamu bisa memulai sebagai reseller.

Akan tetapi, jika kamu sudah terlampau sibuk dan punya waktu senggang yang sedikit, tapi butuh penghasilan tambahan, kamu bisa memulai bisnis dropshipper terlebih dahulu. Yang pasti, kamu harus memasang ekspektasi keuntungan sesuai sistem bisnis masing-masing.

Nah, kalau kamu hanya mampu melakukan bisnis dropshipper tapi ingin keuntungan seperti reseller, kamu bisa coba menjadi reseller Evermos. Kenapa? Yuk, ketahui alasannya!

Coba Solusi Hybrid dari Evermos: Reseller Dropship!

Buat kamu yang masih bingung ingin menjadi dropshipper atau reseller, Evermos hadir menawarkan sistem hybrid, yaitu skema bisnis reseller tanpa modal yang mudah dilakukan oleh pemula tapi berpotensi dikembangkan menjadi bisnis yang lebih menjanjikan.

Ini dia sistem reseller dropship Evermos di mana kamu bisa menjalankan bisnis dengan sistem dropshipper tapi dapat keuntungan layaknya reseller. Kamu bisa daftar gratis dan fokus pada promosi produk, lalu tinggal nikmati keuntungan dari komisi tiap barang yang terjual.

Dengan bergabung di Evermos, kamu bisa:

  • Mulai bisnis tanpa modal sedikitpun
  • Dibimbing mentor berpengalaman GRATIS tanpa bayar
  • Pilih 56.000 pilihan produk halal terkurasi yang tersedia di Evermos
  • Ada 700+ supplier terpercaya
  • Tak perlu mengirim dan mengemas barang
  • Dapat komisi hingga Rp170.000 per produknya
  • Buat toko dan brand sendiri, kembangkan bisnis lebih besar
  • Hasilkan omzet Rp10 juta per bulan

Kamu ragu apakah Evermos resmi dan bukan penipuan? Tenang, Evermos adalah platform reseller terpercaya yang memiliki legalitas sebagai berikut:

  • Evermos memiliki badan hukum PT. Setiap Hari Dipakai
  • Evermos mengantongi Sertifikat ISO 27001 untuk keamanan transaksi
  • Evermos mematuhi UU ITE

Dipercaya 900.000+ reseller seluruh Indonesia, Evermos telah mengantarkan banyak reseller meraih kesuksesan. Mulai dari bisnis reseller yang mengalahkan penghasilan utama hingga raih omzet ratusan juta setiap bulannya.

Caranya? Kamu tinggal pelajari cara jadi dropshipper sukses Evermos lewat para mentor, manfaatkan fitur yang ada, dan berkoneksi dengan sesama dropshipper seluruh Indonesia untuk sharing insight bisnis. Tunggu apalagi? Yuk, gabung jadi reseller dropship Evermos sekarang juga!


Ada penawaran spesial buat kamu!
Promo Diskon Ongkir

Picture of Andara Rose
Andara Rose
Andara senang membantu pembaca mengetahui hal-hal yang sebelumnya tidak dimengerti. Aktif menulis sejak 2018 dan akan terus membantu siapapun yang "awam" jadi "paham".
Bagikan:
Artikel Lainnya
hari
menuju ramadhan 🌙