Daftar Isi

Perbedaan Dropshipper dan Affiliate, Mana yang Lebih Untung?

perbedaan dropshipper dan affiliate

Daftar Isi

KEY TAKEAWAY ARTIKEL PANDUAN PERBEDAAN DROPSHIPPER DAN AFFILIATE

  • Anda akan lebih mengenali bisnis dropship dan bisnis affliate marketing
  • Mengetahui apa saja persamaan bisnis dropship dan affiliate marketing
  • Anda akan mengetahui apa saja perbedaan dropshipper dan affiliate marketing

Daftar Jadi Reseller Evermos

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya apakah perbedaan dropshipper dan affiliate dalam bisnis online? Diantara kedua istilah bisnis yang sedang menjadi tren bisnis digital, manakah yang lebih menarik?  Mana yang lebih untung?

Penting untuk mengetahui apa pengertian dari dropship kemudian pengertian dari affiliate cara kerjanya dan pembagian keuntungannya.

Hal tersebut agar memudahkan sebagian orang yang ingin mencoba menekuni kedua bisnis tersebut agar dapat menentukan bisnis yang tepat untuk dikerjakan.

Artikel ini akan membahas selengkapnya mengenai hal apa saja yang perlu Anda ketahui mengenai perbedaan dropshipper dan affiliate dari pengertian, cara kerja dan keuntungannya.

Pastikan Anda menyimak artikel berikut sampai habis untuk mendapatkan manfaatnya.

Pengertian Bisnis Dropship

Berbicara mengenai kegiatan belanja online, kini sudah tak dapat dipungkiri lagi hampir setiap pengguna internet melakukannya.

Bahkan belanja secara online juga sudah dapat disebut sebagai hobi yang menyenangkan.

Para pengguna internet memilih belanja secara online selain produk yang tersedia di jual lebih murah, juga jauh lebih praktis karena dapat menghemat waktu dan ongkos.

Beralih ke dropshipping, sebagai solusi alternatif bagi para pengusaha untuk menjual produknya supaya lebih efektif.

Bisnis dropship adalah bisnis online dimana pelaku usaha hanya perlu memasarkan produk tanpa melakukan stok barang terlebih dahulu.

Dropshipper adalah sebutan bagi mereka yang menjalani bisnis sebagai dropship.

Dengan adanya kemudahan tersebut tentunya sama-sama memberikan keuntungan bagi produsen telah menyediakan produk yang sudah jadi bagi dropshipper untuk menjualkan langsung kepada konsumen.

Begitu pula kemudahannya bagi dropshipper sebab mereka hanya perlu mengeluarkan modal yang minim saja namun tetap bisa mendapatkan penghasilan dari produk yang tersedia.

Pengertian Bisnis Affiliasi

Apa itu affiliate marketing? Dan bagaimana cara kerja serta keuntungan yang akan diperoleh sebagai affiliator, semoga ulasan berikut dapat menjadi jawaban Anda.

Media sosial kerap berfungsi menjadi media yang menghubungkan hampir setiap pengguna internet yang menggunakan media sosial.Orang-orang yang memiliki status sosial tinggi, seperti artis, pejabat, influencer dan lain-lainnya memiliki keunggulan perhatian dari audience.

Sebab itu umumnya mereka memiliki pengikut dengan jumlah jauh lebih tinggi daripada pengguna akun biasanya.

Kelebihan sebagai influencer seperti mendapat perhatian banyak dari audience akan lebih kuat mempengaruhi mereka membeli produk yang di promosikan oleh influencer.

Bisnis affiliate atau affiliate marketing adalah bisnis online yang cara kerjanya memasarkan produk dari pihak lain untuk mendapatkan komisi penghasilan.

Affiliator merupakan sebutan bagi para pelaku yang menjalankan bisnis affiliasi.

Dengan memanfaatkan personal branding yang telah affiliator miliki dapat mempromosikan produk kepada audience dengan membuat konten berisi kode referral ID.

Affiliator akan mendapatkan komisi penghasilan dari keberhasilan transaksi yang telah audience lakukan menggunakan kode referral milik affiliator.

Persamaan Dropshipper dan Affiliate

Melihat dari cara kerja kedua bisnis tersebut terdapat persamaan konsep bisnis bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis online.

Sebelum mengetahui perbedaan dropshipper dan affliate mari simak persamaan dari kedua sistem bisnis tersebut.

Berikut pembahasan mengenai persamaan bisnis dropship dan bisnis affiliasi yang patut Anda ketahui:

1. Modal Kecil

Antara bisnis dropship dan bisnis affiliasi secara teknis dapat dikerjakan dengan modal yang minim.

Bahkan tidak jarang juga yang mengatakan bahwa tanpa modal pun kedua bisnis tersebut bisa di jalankan.

Ini memberikan kemudahan bagi kita yang ingin mencoba peluang usaha digital modal minim sebab semakin sulitnya mencari pekerjaan terutama di masa pandemi seperti saat ini.

2. Risiko Kerugian Rendah

Menjalani bisnis dropship baik affiliate marketing hampir dapat juga disebut tidak mengalami kerugian yang besar.

Cara kerjanya yang sama tidak perlu melakukan stok produk untuk mereka pasarkan membuat tidak ada kerugian yang berarti jika menjalankannya.

Sebagai dropshipper dan affiliator hanya perlu mengubah cara strategi marketing mereka agar tetap bertahan dalam memasarkan produk.

3. Fleksibel

Namanya juga bisnis online, jadi tidak perlu khawatir tidak punya waktu dan relatif fleksibel untuk dapat kita kerjakan dimana saja kapan saja.

Tidak sedikit pula orang yang sudah memiliki pekerjaan tetap memilih untuk mengerjakan bisnis berikut.

Sehingga mereka bisa tetap memprioritaskan waktunya untuk mengerjakan hal yang darurat terlebih dahulu, kemudian menjalankan usahanya lagi.

4. Tidak Repot Mengerjakan Operasional

Kedua bisnis tersebut juga mendapatkan kemudahan yakni tidak perlu repot mengerjakan hal bersifat operasional.

Baik dropshipper atau affiliator hanya perlu berfokus kepada hal pemasaran produk dan penjualan produk.

Sementara untuk urusan operasional akan di tangani oleh produsen atau pihak lain, dan ini menjadi kemudahan dalam berbisnis.

5. Penghasilan Tanpa Batas

Seperti halnya berbisnis, jika mendapatkan omzet yang sedang tinggi maka tidak ada yang dapat membatasi penghasilan.

Kecuali ketika kita bekerja di sebuah perusahaan, maka keuntungan yang didapat akan sepadan dengan pekerjaannya.

Bagi yang ingin memiliki penghasilan tinggi maka bisa dapat mengerjakan kedua bisnis berikut baik salah satunya maupun keduanya.

Pertanyaan yang sering diajukan

 

Darimana keuntungan dropshipper?

Keuntungan yang dropshipper dapatkan terletak pada minim biaya operasional, sehingga dropshipper tidak perlu memiliki modal tambahan untuk menyetok produk di rumah dan akan mendapatkan persentase komisi penghasilan sebesar 10% hingga 35%.

Darimana Keuntungan affiliate?

Keuntungan yang affiliator peroleh terletak dari cara kerjanya dapat menjadi penghasilan pasif, fleksibel lokasi maupun jam kerja, dan tetap bisa bergabung dengan program affiliasi lainnya. Sementara itu, untuk persentase penghasilan yang di dapatkan dari affiliasi berkisar 2,5% hingga 10%.

Mana yang Lebih Menguntungkan?

Baik bisnis dropship dan affiliasi sama-sama menguntungkan. Namun untuk persoalan mana yang lebih menguntungkan akan tergantung kembali kepada pilihan masing-masing, jika memiliki modal persyaratan sebagai affiliasi maka bisa menjalankan bisnis affiliasi, jika ingin penghasilan lebih untung maka bisa memilih dropship.

Daftar Jadi Reseller Evermos

Perbedaan Dropshipper dan Affiliate

Menuju pembahasan inti, apakah perbedaan dropshipper dan affiliasi agar kita dapat mengetahuinya secara langsung tanpa perlu mencoba terlebih dahulu.

Inilah perbedaan dropshipper dan affliate berdasarkan cara kerja dan sistem yang terdapat dalam bisnis dropship dan bisnis affiliasi.

1. Modal yang Dimiliki

Perbedaan dropshipper dan affiliate yang pertama adalah dari segi modal yang harus di persiapkan oleh dropshipper dan affiliator.

Dropshipper bisa siapa saja dan memiliki modal minim tertentu untuk bergabung ke sistem dropshipping secara bebas.

Sementara affiliasi membutuhkan persyaratan dan kondisi khusus seperti jumlah audience yang dimiliki, pengikut, dan lain-lainnya.

Sebab affiliasi mengandalkan pengaruh yang kuat untuk dapat mempromosikan produk dari influncer, atau orang yang memiliki jumlah pengikut tertentu.

2. Content Marketing

Kemudian perbedaan dropshipper dan affliate selanjutnya adalah dari konten pemasaran.

Kedua bisnis tersebut dapat memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran produk, namun yang menjadi pembahasannya adalah konten yang digunakan oleh dropshipper dan affliate.

Seorang affiliator akan membuat konten berupa materi video, foto serta memanfaatkan personal branding dalam kontennya untuk menarik konsumen.

Perbedaan dropship dan affiliate inilah yang menjadi pertimbangan bagi seseorang karena membutuhkan keterampilan yang berbeda satu sama lain.

Sedangkan untuk dropship dapat melakukan konten marketing lebih ringan, mempromosikan katalog atau akun bisnisnya.

Masih Berhubungan Dengan Dropship

3. Media Promosi

Letak perbedaan dropshipper dan affiliate berikutnya adalah dari segi media promosi. 

Untuk affiliator dapat melakukan promosi secara optimal melalui media sosial dan berdasarkan jumlah audience yang mereka miliki.

Namun, dropshipper lebih leluasa untuk melakukan promosi dari beragam media tanpa memiliki minimum audience sebab tergantung dari berapa transaksi yang berhasil mereka peroleh.

4. Sistem Keuntungan

Inilah pembahasan yang Anda tunggu-tunggu, manakah yang lebih untung daripada bisnis dropship atau bisnis affiliasi? Mengenai teknisnya sendiri dalam bisnis dropship mendapatkan penghasilan dari selisih harga jual dengan harga dropship yang telah produsen tawarkan.

Untuk sistem affiliasi biasanya telah menetapkan persentase keuntungan yang akan didapatkan sebab tergantung pada seberapa banyak kode referral yang masuk dalam pembelian.

Itulah perbedaan dropshipper dan affililate, namun kedua-keduanya sama-sama tetap menguntungkan.

Jadi, sudahkah Anda mempertimbangkan mana bisnis online yang tepat untuk Anda jalankan?

Demikian artikel mengenai perbedaan dropship dan affiliate, semoga informasi ini dapat membantu Anda.

Sebarkan juga dengan membagikan link artikel berikut kepada kerabat, teman-teman, keluarga dan orang terdekat yang membutuhkannya.

Untuk membaca informasi menarik lainnya mengenai panduan, silahkan kunjungi halaman artikel panduan berikut.

Panduan Penting Lainnya

Daftar Jadi Reseller Evermos

Share:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
×